February 05, 2021

Jelang Liverpool Vs Manchester City, Pep Guardiola Geram Dituduh Jurgen Klopp Manfaatkan Rehat Covid-19

Pep Guardiola melemparkan kritiknya kepada Jurgen Klopp setelah manajer Liverpoool itu mengeluarkan komentar miring seputar ledakan kasus Covid-19 yang melanda Manchester City beberapa waktu lalu.

Pada 29 Desember lalu, City terpaksa menunda laga Liga Primer Inggris kontra Everton setelah lima pemain dan dua staf The Citizens terkonfirmasi positif virus corona. Kamp latihan City pun langsung diisolasi.

Namun, jelang duel Liverpool versus Man City pada Minggu (7/2) besok, Klopp memberikan pernyataan kontroversial. Klopp merasa timnya kelelahan dan “tidak memiliki waktu istirahat dua pekan” seperti City.

Padahal faktanya, City hanya memiliki jeda tujuh hari di tengah situasi pelik itu, yakni saat melawan Newcastle pada Boxing Day (26/12) sebelum bertandang ke markas Chelsea (3/1) dengan skuad pincang.

Guardiola pun geram dengan komentar Klopp tersebut, yang seperti menggiring opini bahwa City memanfaatkan penundaan laga melawan Everton itu untuk beristirahat.

“Dia membuat kesalahan. Yang benar adalah dua, tiga, empat bulan [penuh perjuangan]. Itulah mengapa sekarang kami di posisi empat besar,” kata Guardiola.

“Jurgen harus melihat kalender lagi. Kami terkena Covid-19, dan hanya punya waktu seminggu, lalu hanya membawa 14 pemain ke Stamford Bridge.”

“Ketika saya bertemu dengan Jurgen, saya akan bertanya kepadanya. Saya terkejut dengan komentar itu. Saya tidak mengira Jurgen adalah tipe manajer seperti itu.”

“Mungkin ini hanya kesalahpahaman. Jika dia melihat kalender dengan benar, dia akan sadar bahwa tidak ada yang namanya [istirahat] dua pekan.”

Saat bertandang ke Anfield pada akhir pekan ini, City bakal bermain tanpa Kevin De Bruyne, Sergio Aguero, dan Nathan Ake. Jika sanggup mencuri kemenangan, maka City akan memperlebar jarak di puncak klasemen sekaligus mengikis peluang juara Liverpool.

Guardiola, yang tercatat belum pernah menang di Anfield, pun mengakui bahwa kemenangan di laga ini akan sangat krusial bagi City.

“Tentu saja penting untuk mengalahkan mereka. Saya ingin melihat tim saya main di Anfield dan menang. Kami memang tidak memiliki rekor bak di sana, tapi kami mencatatkan performa bagus. Kami ingin berusaha menang, tidak mengincar imbang, dan respek terhadap kualitas mereka,” imbuhnya.